Ekonomi

Tidak berlebihan bahwa kelancaran rumah tangga sangat dipengaruhi oleh kelancaran dan kestabilan ekonomi. Oleh karena itu bila seseorang ingin melaksanakan hidup berumah tangga berusahalah ingin berekonomilah yang baik, tetapi sebaliknya apabila belum berhasil / siap untuk hidup berumah tangga hendaklah menahan diri.

Sebagaimana sabda Nabi SAW yang artinya sebagai berikut : “Wahai pemuda, barang siapa mampu diantara kamu dan berkeinginan hendak kawin, hendaklah ia kawin, karena sesungguhnya perkawinan iru akan menjaminkan matanya terhadap orang yang tidak halal dilihatnya.”

Islam sangat membenci terhadap kemiskinan, karena kemiskinan (kelemahan) ekonomi suatu keluarga dapat menjadikan kekufuran, oleh karena itu pula Rasulullah SAW bersabda :

efba8d-efbba0efbb94efbb9befbaae-efafa3-efba81efbba5-efbbb4efbb9befbbaeefbba5-efbb9befbb94efbaaeefba8def8086efbb9cefbaac
Artinya : “Nyaris kemiskinan, kekufuran menyebabkan seorang menjadi kafir.”

Peingatan Nabi itu gambaran kita betapa pentingnya kedudukan ekonomi dalam rumah tangga, karena ekonomi bekaiatan erat fengan pendidikan, dan pendidikan memegang peranan penting dalam melestarikan kehidupan keluarga. Ketidak stabilan ekonomi dalam keluarga tidak bisa hanya dengan bersikap pasrah menerima apa adanya. Islam membolehkan istri membantu mencari nafkah sesuai dengan tabiatnya dan aturan-aturan syariat dengan tujuan untuk menjaga kepribadian dan kehormatan wanita.

Satu Tanggapan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: